Kado untuk Blogger Bertuah


Kado untuk Blogger Bertuah |
=============================================================
Sore Hari itu tanggal 27 Februari, pak bambang mengendari motor tuanya yang tidak berpenumpang menuju rumahnya. Meski matahari telah condong ke ufuk barat, rasa panasnya masih agak terik, walaupun tidak sepanas aktifitasnya mengantar penumpang di siang tadi.Sejenak ia berhenti untuk menyeka peluh d keningnya yang meluncur dengan deras. Sambil memperhatikan di beberapa persimpangan jalan yang dilewati menuju rumahnya, kalau-kalau ada penumpang yang ingin menggunakan jasa ojek motornya searah dengan jalan pulang kerumah.


Motor tuanya sudah tidak dapat melaju kencang tetapi masih bisa berjalan walau terdengar berderit-derit ketika harus berbelok dan terlihat jelas mengeluarkan sedikit asap kendaraan yang keluar dari knalpot motornya.Hari itu dirasakan berbeda dengan hari-hari yang lain oleh pak bambang. Karena begitu semangatnya ia dalam mencari uang. Semangatnya ini karena masih terngiang-ngiang oleh kata-kata anaknya yang semata wayang, pagi tadi sebelum ia berangkat.

" Andi besok mau mengundang teman-teman andi ke rumah ya pak... untuk merayakan ulang tahun andi. "

Ia agak kaget mendengar ucapan andi itu. Karena sebelumnya andi tidak pernah meminta ulang tahunnya dirayakan. Dalam tradisi keluargapun tidak ada yang mengadakan perayaan ulang tahun ini. Hal ini dikarenakan untuk makan sehari-hari saja susah, apalagi untuk merayakan dan membeli kue ulangtahun. 

Tetapi pak bambang sudah terlampau janji kepada andi untuk tetap merayakan ulang tahun yang sesederhana nya saja dirumahnya. Pak bambang takut  andi akan kecewa jika permintaan yang jarang ini tidak dipenuhinya. Pak bambang juga masih teringat ketika andi sakit panas beberapa waktu yang lalu, Andi selalu mengigau sedang merayakan ulang tahunnya. 

Pak Bambang tersadar ketika bunyi klakson mobil yang lewat menyentaknya. Setibanya dirumah Pak Bambang segera merogoh kantong celananya, dan mengambil uang yang terkumpul hari itu. Uang kertas yang terkumpul terlihat lusuh dan kumal, terdiri dari beberapa pecahan lima ribuan dan seribuan, ditambah beberapa keping uang logam. Seluruhnya terkumpul Rp. 40.500. Ia bersyukur karena pendapat hari ini agak lebih dari biasanya, karena biasanya, rata-rata sehari Ia hanya mendapat uang sekitar Rp. 25.000 saja. Kelebihan pendapatan ini bisa menambah uang untuk membeli sedikit makanan ringan dalam perayaan ulang tahun Andi esok hari. Dan uang yang di dapat pun segera diberikan ke istrinya, dan berharap mudah-mudahan uang untuk membeli makanan ringan sudah cukup.

Namun dirumahnya tidak terlihat Andi. Pak Bambang berfikir Andi bermain bersama temannya sambil menantikan hari ini berakhir dan menunggu hari ulang tahun yang ke 4 di esok hari.

Keesokkan harinya, teman-teman Andipun telah datang. Tidak banyak, ada sekitar 10 orang. Disambut oleh kedua orangtua beserta Andi yang dari tadi sibuk mempersiapkan perayaan ulang tahun yang baru pertama mereka adakan ini. Tapi alangkah herannya teman-temannya. Perayaan ulang tahun dirumah Andi sangat berbeda dengan perayaan ulang tahun yang biasa mereka hadiri. Di Perayaan ulang tahun itu, tidak ada acara potong kue dan tiup lilin, tidak ada tepuk tangan mengiringi Lagu Hepi-Bisde-Tuyu, dan juga tidak ada balon ulang tahun yang dipecahkan untuk memeriahkan acara itu.

Kemudian Andi yang berulang tahun berbicara di depan semua teman-temannya, " Terima kasih kepada teman-teman yang telah bersedia datang d perayaan ulang tahun Andi ini, Dalam acara sesederhana ini, yang saya inginkan dalam acara ini bukan saya yang menjadi pusat perhatian diperingati atau dihargai. Tetapi Ayah dan Ibu. "

Mendengar ucapan Andi itu, kedua orangtuanya dan semua teman-temannya pun terdiam dan terpana melihat Andi berkata demikian.


Kemudian Andi melanjutkan ucapannya, " Ya, ayah dan ibu adalah pusat perhatian kita. Hari ini, empat tahun yang lalu ibu melahirkan saya. Tidak dapat Andi rasakan betapa beratnya ibu menggendong Andi dalam perut selama 9 bulan dan mengeluarkan Andi dengan susah payah menahan rasa sakit dan perih. Di  saat itu juga, Ayah kebingungan mencari uang untuk biaya persalinan di rumah sakit.Bekerja keras dan meminta pinjaman hanya untuk dapat menyelamatkan aku terlahir ke dunia ini. Sudah pantasnyalah, Andi mengucapkan rasa Terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Ayah dan ibu. Walaupun Andi tidak bisa membalas setiap pengorbanan dan peluh keringat ayah dan ibu keluarkan, hanya sebungkus kado ini yang dapat Andi berikan... "

Kedua orangtuanya berdiri Terpukau pada kata-kata anak laki-lakinya tadi, terharu pada jalan pikirannya yang tak sangka-sangka, dia langsung memeluk anaknya yang tersedu menangis. Semua temannya pun terharu mendengar ucapan Andi yang demikian. Dan ikut menitikkan air mata pula tergabung dalama suasana mengharukan. Dan mendaptkan pelajaran yang berharga serta menjadi perayaan ulang tahun yang tidak pernah dilupakan. Dimana orang yang berulang tahun tidak mendapatkan "kado" tetapi memberikan "kado" kepada kedua orangtuanya.

=============================================================
Mohon maaf atas Kesamaan tokoh, cerita, tempat, dan lokasi. Sesungguhnya itu hanya sebuah cerita. :D



Cerita ini sengaja dibuat secara khusus sebagai "kado" dalam rangka HUT Ulang Tahun ke-4 Blogger Bertuah dari ane. Semoga dapat diterima dengan baik. Ini bukanlah sebuah mobil mewah ataupun intan berlian yang berharga. Tetapi hanya sebuah deretan huruf ketikan keyboard. Yang Insya ALLAH, jika diambil hikmah dan renungan yang terdapat didalamnya melebihi dari barang berharga tersebut.


Dari cerita tersebut, ane mengilustrasikan bahwa karakter " Andi " merupakan Komunitas Blogger Bertuah yang sedang berulang Tahun hari ini Tanggal 28 Februari 2013. Menurut ane, di umurnya yang ke 4, Blogger Bertuah telah berkembang dengan baik dan dapat dengan bijaksana mengambil keputusan.




Sedangkan untuk karakter " Orangtua dan Teman-temannya " merupakan para pendiri dan seluruh anggota Blogger Bertuah. "Orangtua" Blogger bertuah lah yang sebenarnya mendapatkan "kado" yang istimewa di hari ulang tahunnya ini. Karena telah berjasa dalam membentuk dan membangun komunitas ini. Sehingga dapat dikenal dan diikuti oleh seluruh anggota blogger bertuah. Dengan keakraban dalam setiap kopdar dan seringnya berdiskusi membuat jalinan persaudaraan yang kuat dan terbentuk kekompakan dalam berorganisasi.

Mungkin ini merupakan sudut pandang ane sendiri dalam melihat Komunitas Blogger Bertuah ini. Maaf jika terjadi kesalahan karena sudut pandang seseorang berbeda-beda. Walaupun jarang mengikuti setiap kegiatan Blogger Bertuah dan menjadi anggota pasif. Tetapi ane bertekad untuk memberikan "sesuatu" kepada Blogger Bertuah sebagai rasa penghargaan dan bangga terhadap komunitas ini.

Harapan ane Tetaplah menjadi Komunitas yang terbaik dan berprestasi, tetapi tetap ingat ada cara-cara unik untuk mendidik sebuah komunitas. Komunitas akan mendapatkan "Kekuatan" disaat ada kesulitan-kesulitan untuk membuat kita tegar dan mendapatkan "Kebijakan" dikala berbagai persoalan datang dan wajib diselesaikan. 


Dan seperti tahun kemarin, terakhir ane ucapkan "Selamat Ulang Tahun Blogger Bertuah... semoga tujuan, cita-cita dan harapannya dapat terkabul dan terlaksana dengan baik. Terimalah "Kado" yang sederhana ini. " :D



Salam
Beragam Warna Satu Keluarga,

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

4 comments

Write comments
28 Februari 2013 09.28 delete

cerita yang menarik...
tapi kurang panjang....
sedang asyik2 baca..eh sudah habis...hehehehe
Salam..

Reply
avatar
28 Februari 2013 15.16 delete

Anak 4 th bisa mikir spt itu, keren banget sob.
Met Ultah untuk kita semuaaa

Reply
avatar
1 Maret 2013 02.26 delete

@Kasri Rohil Makasi bg, kemaren buatnya cepet2.. keburu ketutup ntar lombanya. Makanya cuma sampe itu aja, :D

Reply
avatar
1 Maret 2013 02.27 delete

@ini rizalarable hehe... cuma cerita aja bg, :D
Met Ultah juga buat semuanya... :D

Reply
avatar

Berkomentar lah dengan yang sopan yang tidak mengandung unsur SARA, PORNOGRAFI, Dan TIDAK diperkenankan untuk PROMOSI selain Persetujuan dari ADMIN. Jika di lakukan, Maaf komentar akan DI HAPUS.

Untuk menggunakan Emoticon Komentar, Klik Emoticon yang akan di pasang. Akan muncul kode emoticonnya. Masukkan itu pada saat berkomentar. Terima Kasih
EmoticonEmoticon